Tak Ada Lagi Barongsai
Oleh Novia Liza
VIHARA Dharma Bhakti tampak berbeda pagi itu. Tempat yang biasa terlihat sepi itu dipenuhi banyak warga Aceh keturunan Tionghoa.Lampion merah telah dipasang. Wadah dupa berukuran raksasa dengan bentuk kepala naga dipajang berjejer di depan pintu masuk vihara. Asap tebal membubung dari pembakaran dupa, beraroma khas dan mencipta debu yang bertebaran [...]
Read Full Post »
Posted in Culture and History on February 8, 2008 | 3 Comments »
“O’ GOD, Ik ben getroven (Oh Tuhan aku telah kena),” seru Mayor Jenderal J.H.R Kohler ketika peluru seorang penembak jitu Aceh menembus dadanya.
Kohler menghembuskan napas terakhirnya tepat di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 14 April 1873. Ia tak menyangka kematian menjemputnya secepat itu, hanya berselang beberapa hari sejak pendaratannya di Aceh.
Pohon geulumpang atau [...]
Read Full Post »
Posted in Human Interest on February 8, 2008 | 2 Comments »
Mus has been trying to get by for 10 months by the bank of the Alue Naga Aceh River. This is
indeed a temporary residential area. So has M. Husen. Both feel that they cannot stand to live far from
the ocean. The ocean is not only their “rice field”, it is also their empire.
Based on such [...]
Read Full Post »